Tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2020, pandemi corona virus telah berlangsung hampir satu tahun lamanya. Begitu banyak momen terlewat tetapi juga banyak pengalaman baru yang didapatkan, terutama terkait dengan penggunaan teknologi. Yang dekat harus dijauhkan, yang jauh dihubungkan dengan teknologi virtual. Untuk menghibur akhir tahunmu, berikut adalah informasi terkait kepariwisataan Indonesia yang telah banyak dikembangkan oleh Pemerintah dan masyarakat sekitar, namun sayangnya akhir-akhir ini melesu karena pandemi. Jangan khawatir, kamu bisa mengunjunginya setelah pandemi ini mereda. Lebih baik mulai kenali dulu tujuan trip-mu dan siapkan budget agar nanti dapat berwisata dengan aman enjoy. Mari kita berkenalan dengan Balkondes sebagai rekomendasi tempat wisata dari penulis kali ini!
Apa sih BALKONDES itu?
Balkondes merupakan akronim dari Balai Ekonomi Desa, adalah sebuah terobosan baru untuk meningkatkan perekonomian desa yang berada dalam wilayah prioritas pariwisata. Balkondes dimotori oleh Kementrian BUMN dibawah Rini Soemarmo sebagai menteri kala itu. Balkondes dibangun mulai tahun 2017 pada 20 desa di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Balkondes
sebagai program CSR (Corporate Social Responsibility) BUMN memiliki
masing-masing sponsor dari instansi BUMN dalam mendanai tiap Balkondes yang
dibangun. Setiap desa memiliki satu sponsor. Perlu diketahui bahwa CSR adalah komitmen
perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna
meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan
sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya (Undang-Undang
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Balkondes yang dibangun di 20 desa ini
memiliki tema yang berbeda-beda sesuai dengan kekhasan masing-masing desa.
Adapun untuk daftar dimana saja Balkondes ini berada beserta kekhasannya dapai
dilihat di laman ini.
Fasilitas
dan Pricelist
Balkondes
ini berupa kompleks yang terdiri dari penginapan (berupa privat cottage),
aula joglo, art gallery, dan resto. Terkait dengan penginapan, Balkondes
biasanya menyediakan 2 jenis cottage, ada tipe family juga couple.
Harga dapat dibilang masih terjangkau, satu malamnya kamu bisa menyewa
dengan harga sekitar Rp 175.000 – Rp 200.000 per cottage dengan tipe couple
(1 bed king size dengan 1 kamar mandi dan ruang tamu). Harga sudah termasuk
sarapan yang akan disediakan oleh pihak Balkondes. Harga berbeda-beda tiap
Balkondesnya sesuai dengan fasilitas yang didapat nantinya. Balkondes cocok
buat acara keluarga besar atau sekedar ingin ber-backpacker-an. Selain
itu aula Balkondes juga dapat disewa terpisah untuk acara-acara kantor maupun
komunitas.
Resto
Balkondes menyediakan berbagai macam makanan lokal yang dimasak langsung oleh
warga sekitar, dalam hal ini perkumpulan PKK serta pengelola Balkondes. Rasa
tidak kalah dengan homestay atau penginapan yang bertebaran di area
Borobudur. Dengan harga yang sangat terjangkau kamu sudah bisa mendapatkan berbagai
macam olahan makanan dan minuman yang fresh dan berkualitas.
Disamping
penginapan dan resto, tiap Balkondes memiliki keunikan dalam menawarkan tourism
experience. Seperti pembuatan gerabah, pembuatan cokelat, pembuatan gula jawa,
area panahan, atau tour dengan sepeda/VW tergantung masing-masing Balkondes.
Untuk harga pelatihan berkisar Rp 25.000 – Rp 30.000/orang, sedangkan untuk
tour dapat dinikmati dengan harga Rp 20.000/sepeda atau Rp 250.000 – Rp 300.000/mobil
VW (4 orang). Harga dapat berubah tergantung pengelola tetapi hingga tahun 2020
harga tersebut masih berlaku.
Balkondes
menyediakan pemandangan yang masih alami serta jauh dari keramaian sehingga
cocok buat kamu yang ingin refreshing dari kepenatan pekerjaan atau
sekedar ingin mencari inspirasi dalam hidup. Balkondes hanya dapat dijangkau
dengan kendaraan pribadi ataupun sewaan, perlu diketahui bahwa di Kecamatan
Borobudur jarang transportasi umum, jadi disarankan untuk menyewa ataupun
menggunakan kendaraan pribadi.
Setiap
Balkondes memililki keunikan masing-masing, mulai dari kuliner, arsitektur
bangunan, tourism experience, serta pemandangan dan fasilitas yang
didapatkan. Oleh karena itu akan lebih baik kalo kamu langsung mengunjunginya
agar dapat memilih mana yang cocok dengan budget dan apa yang kamu sukai. Tetap
lakukan protokol kesehatan apabila ingin bepergian, selalu pakai masker, bawa
vitamin, gunakan hand sanitizer, cuci tangan di tempat yang disediakan
serta tetap jaga jarak untuk menjaga diri sendiri dan orang lain agar tetap
sehat dimasa pandemi ini. Jika belum berani berwisata setidaknya mulai buat
dulu saja perencanaannya. Keep positive and stay (testing) negative yak!
Ditulis
oleh Priska Grace, S.I.P
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2823310/original/022961600_1559787519-Foto_01.jpg)


Comments
Post a Comment