SIAPAKAH MILENIAL?
Milenial adalah generasi yang lahir pada tahun 1982 atau dikenal dengan generasi Y (Howe&Strauss, 2000). Istilah generasi Y atau gen Y ini mulai populer pada tahun 1990-an, dipopulerkan oleh dua sejarawan Amerika, William Strauss dan Neil Howe dalam publikasinya. Sedangkan menurut Martin & Tulgan (2002) generasi Y adalah generasi yang lahir pada kisaran tahun 1978. Perbedaan definisi tersebut terjadi karena adanya perbedaan skema yang digunakan untuk mengelompokkan generasi tersebut, karena peneliti – peneliti tersebut berasal dari negara yang berbeda. Secara umum, generasi milenial dipahami sebagai generasi yang lahir dalam bentang tahun 1982-2004. Dengan kata lain para milenial saat ini adalah anak-anak muda yang berada pada kisaran usia 13-35 tahun. Kaum milenial kini kerap mendapat perhatian khusus dalam berbagai aspek perilaku dan kepentingannya dalam kehidupan, seperti dalam pendidikan, hubungan sosial, pandangan politik, etos kerja, hingga penguasaan teknologi.
Penulis tertarik untuk membahas topik ini dikarenakan begitu berkembangnya generasi milenial dan besarnya kemampuan mereka dalam mempengaruhi pola yang ada dalam masyarakat, mengingat milenial di Indonesia yang ada saat ini merupakan hasil dari baby boom yang berkisar di era tahun 90 hingga 2000-an. Apabila mendapat pemahaman dalam wadah yang benar tentu generasi milenial dapat membawa dampak yang baik, terutama bagi sistem pemerintahan Indonesia.
Bagaimana Antusiasme Milenial terhadap Ranah Politik di Indonesia?
Sebelum masuk lebih dalam ke pembahasan hubungan antara politik dan milenial tentu kita perlu mengetahui sebenarnya sampai dimanakah ketertarikan atau antusiasme generasi milenial terhadap politik? Di Indonesia sendiri, utamanya terkait apatisme politik, hal ini terkonfirmasi dengan survei yang dirilis oleh CSIS dan Litbang Kompas Dari survei yang dilakukan dan dirilis oleh CSIS pada November 2018 hanya terdapat 2,3% dari generasi milenial yang tertarik dengan isu sosial politik. Salah satu isu yang paling tidak diminati oleh generasi milenial. Litbang Kompas juga menunjukkan hanya 11% dari generasi milenial yang mau menjadi anggota partai politik. Sehingga dapat dikatakan bahwa ketertarikan generasi milenial terhadap politik cukup rendah.
Namun ternyata tidak berhenti sampai disitu, tingkat antusiasme milenial terhadap politik berubah saat memasuki tahun 2019 yang merupakan "tahun politik" bagi Indonesia. Di tahun 2019 pesta demokrasi besar-besaran terjadi dengan diselenggarakannya Pilpres di seluruh Indonesia dan Pilkada secara serentak di sebagian besar wilayah Indonesia. Adapun pada 17 April 2019 lalu, terdapat kurang-lebih 195 juta pemilih mendatangi 809.500 TPS dengan penuh antusiasme menggunakan hak pilihnya untuk turut merayakan pesta demokrasi, termasuk didalamnya generasi milenial. Ini juga merupakan salah satu sejarah baru bagi Indonesia karena berhasil melaksanakan pemilihan umum dalam satu hari.
Bagi beberapa generasi Z sebagai bagian dari generasi milenial, ini merupakan pertama kalinya mereka menggunakan hak pilihnya dalam kontestasi Pemilihan Umum. Semangat dan antusisasme mereka dapat dilihat dari cara mereka memberikan dukungan terhadap masing-masing kandidat yang menjadi pilihan melalui sosial media. Tidak terlepas dari antusiasme pemilih pemula juga terdapat pemilih yang belum dapat menentukan pilihan bahkan memilih untuk tidak memilih atau yang sering disebut dengan golput (golongan putih). Sehingga ini menunjuk pada fakta bahwa masih terdapat alasan mengapa mereka memilih untuk golput. Ditelusuri bahwa adanya konten berupa dukungan dari kedua kandidat yang sama-sama masif menjadikan memanasnya suasana, terutama dalam sosial media, menjadi salah satu alasan milenial untuk lebih baik golput.
Pada tulisan selanjutnya, penulis akan membahas lebih dalam mengenai bagaimana politik di mata milenial. So, stay tune dan bisa berikan komentar Anda apabila ingin berdiskusi. Stay classy!
Ditulis oleh Priska Grace, S.I.P
Sumber:
https://pemilu.antaranews.com/berita/833570/pemilih-muda-antusias-
berikan-hak-suara
www.suara.com/lifestyle/2019/04/25/191436/survei-ungkap-minat-milenial
-indonesia-terhadap-politik-sejauh-apa
Comments
Post a Comment