12
Februari 2021 mendatang kita akan memasuki tahun Kerbau Logam. Dilansir dari WowAstrology.com, Jumat (1/1/2021), tahun Kerbau Logam merupakan tahun yang tidak
mudah. Dapat dibilang ini merupakan tahun pemulihan setelah tahun tikus logam pada
2020 lalu. Kerbau menempati posisi kedua dalam astrologi Tionghoa.
Diketahui bahwa terdapat 12 hewan shio, secara berurutan hewan-hewan tersebut
adalah tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam,
anjing, dan babi.
Memasuki tahun yang baru ini ditandai dengan perayaan
Imlek. Dan pastinya dalam sebuah perayaan tidak terlepas dari jamuan makan. Berbagai
macam makanan yang bahkan hanya tersedia setahun sekali pada saat hari raya
tersebut akan memenuhi meja makan untuk disantap bersama-sama dengan keluarga
besar yang terkumpul. Walaupun mungkin pada tahun ini akan sedikit berbeda
dikarenakan adanya pandemic Covid-19, berikut akan penulis ulas mengenai
hidangan istimewa apa saja yang biasanya disajikan pada saat perayaan Imlek.
Ternyata setiap hidangan memiliki makna dan harapan tersendiri loh!
Daripada penasaran berikut adalah 14 hidangan khas saat Imlek.
1. Kue Keranjang
Siapa tidak kenal dengan kue ini? Setiap mendekati perayaan Imlek berbagai macam kue keranjang mulai dipasarkan di berbagai pusat perbelanjaan. Berbagai variasi tersedia, mulai dari produk homemade hingga industri, rasa original hingga varian lain. Kue keranjang ini terbuat dari tepung beras, gula merah, dan minyak sayur. Makanan khas tahun baru Imlek ini umumnya hanya dibuat saat menjelang tahun baru Imlek. Kue keranjang biasanya akan disusun dengan cara ditumpuk untuk melambangkan kemakmuran. Bentuknya yang bulat melambangkan harapan keluarga yang selalu bersatu dan juga rukun. Untuk mengonsumsinya dapat dikukus atau digoreng dengan baluran telur.
2.
Kue Mangkuk
Kue wajib yang satu ini biasanya ditempatkan
di puncak kue keranjang yang sudah tersusun. Kue mangkuk memiliki bentuk yang
mekar, melambangkan setiap tahunnya rezeki akan terus berkembang.
3. Lumpia Goreng
Termasuk dalam makanan khas Imlek makanan ringan yang berisi wortel dan rebung ini perlu digoreng hingga warnanya keemasan, yang melambangkan kekayaan.
4. Jeruk Mandarin
Jeruk mandarin juga identik dengan hari raya Imlek, warnanya yang kuning dianggap sebagai lambang dari kemakmuran dan rejeki yang selalu bertumbuh.
5. Siu Mie (Mie Panjang)
Memiliki makna panjang umur,
kebahagiaan, serta rejeki yang melimpah. Untuk membuat harapan tersebut
terwujud, banyak yang mempercayai bahwa siu mie harus disantap secara utuh atau tanpa memotong
atau menggigit putus mie. Siu mie juga biasa disantap dengan aneka tambahan pada
campuran mie, mulai dari irisan ayam, daging, bakso, hingga aneka makanan laut.
6. Yu Sheng
Yu Sheng berupa sashimi dan berisi irisan halus aneka sayuran seperti wortel, lobak, dan potongan ikan tuna atau salmon mentah segar yang sebelumnya sudah direndam dalam campuran minyak wijen, minyak goreng, dan merica. Saus Yu Sheng dibuat dari campuran minyak goreng dan minyak wijen dengan tambahan saus buah plum, gula pasir, serta bubuk kayu manis.
Tradisi menikmati Yu Sheng disebut Lo Hei, Ketika seluruh anggota keluarga duduk dalam satu meja dan bersama-sama mengaduk makanan khas Imlek ini dengan sumpit sambil mengucapkan selamat tahun baru Imlek. Kemudian mengangkat Yu Sheng setinggi mungkin dengan sumpit. Semakin tinggi Yu Sheng terangkat, maka dianggap semakin baik karena melambangkan harapan akan terkabul, serta semakin baik pula peruntungan di tahun yang baru.
7.
Bandeng
Satu alasan ikan bandeng menjadi
makanan khas perayaan Imlek karena melambangkan pelicin bisnis. Diyakini bisa
membawa rezeki dan keberuntungan yang tak putus-putus jika ikan bandeng
disajikan secara utuh. Selain itu, ikan utuh juga merupakan simbol tolak bala
dalam budaya orang Tionghoa.
Saat menikmati ikan bandeng, tidak boleh membalikkan
ikan tersebut untuk mengambil dagingnya. Hal ini dilakukan untuk membudayakan
tradisi berhemat, dan bagian ikan yang masih utuh akan dimakan pada esok
harinya.
8.
Telur Teh
Merupakan telur utuh yang direbus
dengan bumbu kecap asin, berbagai macam rempah, dan daun teh. Saat setengah
matang, cangkang telur diretakkan. Hal ini bertujuan supaya bumbunya dapat
menyerap pada telur. Makanan khas tahun baru Cina yang satu ini memiiki aroma
yang unik karena menggunakan daun teh. Kehadiran kuliner khas Imlek ini
merupakan lambang dari kesuburan.
9.
Kuotie
Jiaozi atau Kuotie
(di Indonesia) biasanya ditemukan pada menu dimsum. Kuotie diartikan
sebagai simbol dari kemakmuran dan kesejahteraan. Hal ini melihat dari
bentuknya yang menyerupai uang kuno pada masa lampau di daratan Cina. Kuotie
adalah sejenis pangsit rebus yang berisikan daging cincang dan dibungkus
dengan lembaran tepung terigu. Makanan ini adalah peninggalan dari zaman musim
semi dan gugur di Cina.
10.
Sup Delapan Bentuk (Eight Treasure Soup)
Berbahan dasar teripang, jamur
tungku, ikan, udang, perut ikan, kerang kering, abalone, jamur hitam, kacang
ginko, serta biji lotus. Dengan menyantap sup khas Imlek ini, diharapkan usaha
atau bisnis mampu berkembang pesat di tahun baru. Bentuk angka delapan yang
seperti tanda tak terbatas, dianggap melambangkan kesatuan dan kesempurnaan.
11.
Olahan Babi
Olahan daging babi ini termasuk menu makanan khas saat perayaan imlek. Diketahui babi adalah hewan yang malas sehingga diharapkan juga orang yang memakan babi saat Imlek tidak akan menjadi pemalas.
12.
Ayam atau Bebek Utuh
Sajian ayam atau bebek biasanya dimasak dan disajikan secara utuh tanpa dipotong-potong. Arti dari sajian ayam atau bebek menjadi simbol udara yang memiliki arti kesetiaan dan ketaatan.
13.
Lapis Legit
Dikenal dengan nama Spekkoek, kue ini
memiliki tampilan yang sederhana. Namun memiliki proses pembuatan yang cukup
sulit serta memiliki rasa yang mewah. Dengan tampilan yang berlapis-lapis,
diharapkan rezeki yang didapatkan di tahun baru juga berlimpah dan
berlapis-lapis.
14.
Manisan
Biasanya dikemas dalam wadah berbentuk segi delapan yang biasanya disebut dengan tray of togetherness atau prosperity box. Dalam satu kotak manisan ini biasanya berisi berbagai macam manisan, antara lain melon yang melambangkan perkembangan dan kesehatan, kelapa kering yang melambangkan persahabatan dan kesatuan, jeruk kumquat yang melambangkan emas dan kemakmuran, lengkeng yang melambangkan banyak anak, biji teratai yang melambangkan kesuburan, leci yang melambangkan ikatan keluarga yang kuat, kacang tanah yang melambangkan panjang umur, dan semangka merah yang melambangkan kebahagiaan dan kejujuran.
Demikian
sekiranya dapat menambah wawasan mengenai bermacam hidangan khas Imlek beserta
maknanya. Selamat menyongsong tahun baru bagi yang merayakan, tetap jaga kesehatan,
hindari kerumunan. Doa terbaik untuk pembaca sekalian di tahun 2021 ini. Keep
positive, stay (testing) negative!
Sumber:
https://www.seva.id/blog/10-makanan-khas-imlek-dan-penjelasan-maknanya/
https://www.tokopedia.com/blog/makanan-khas-tahun-baru-imlek/
https://www.traveloka.com/id-id/explore/culinary/makanan-khas-tahun-baru-imlek-acc/46844










Comments
Post a Comment